Blind Side

Film “Blind Side” memang tak akan pernah bosan untuk ditonton, sebuah film yang diangkat dari kisah nyata ini termasuk film yang penuh dengan pesan moral dan kisah yang inspiratif. Menurut saya pribadi, setidaknya ada dua benang merah yang bisa diambil dari film ini.

Pertama, bahwa dengan sedikit kepekaan kita dalam membaca persoalan orang lain itu bisa merubah banyak atau setidaknya membuat perbedaan terhadap jalan hidup seseorang, Michael contohnya adalah seorang anak negro miskin bisa menjadi pemain softball terkenal karena kepedulian orang lain.

Yang kedua adalah dalam membantu seseorang lakukan sepenuh hati tanpa perhitungan untung-rugi. Agak berat memang tapi segala sesuatunya bisa dipelajari dan bisa dimulai dari hal yang terkecil. Pertanyaannya adalah bagaimana membuat kisah inspiratif di film ini bisa diterapkan dalam kehidupan kita, pekerjaan dan lingkungan kita??

Untuk membuat sebuah kisah inspiratif membekas dalam diri kita dan bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari bisa dilakukan dengan menumbuhkan keyakinan bahwa kebaikan yang kita lakukan juga bisa memberikan kita kebahagian. Contohnya, merasa bahagia dan puas ketika bawahan yang kita dorong dan beri semangat untuk maju mendapatkan promosi karir yang bagus. Dengan semakin sering mendorong bawahan untuk maju dan merasa ikut bahagia bila bawahan berhasil maka akan semakin memperkuat keinginan kita untuk membantu orang lain.

Hal lain yang bisa dilakukan untuk mengaplikasikan kisah inspiratif dalam kehidupan nyata adalah menumbuhkan mindset bahwa tiap-tiap manusia memang punya tugas untuk membantu mengembangkan orang lain. Orang tua yang mendidik dan berkorban untuk keberhasilan anaknya, dengan pemahamam bahwa itu semua adalah tanggung jawab kita sebagai seorang orang tua maka apa yang kita lakukan bisa lebih ikhlas.

Di lingkungan sekitar pun banyak hal yang bisa dilakukan yang terinspirasi dari pesan-pesan moral sebuah cerita atau film. Dan dengan dua pemahaman yang disebut diatas akan membuat kita lebih peka untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain, tidak mudah memang, tidak semudah menulis sebuah essay, membutuhkan latihan untuk membuatnya menjadi kebiasan, untuk membuatnya menjadi diri kita sebenarnya tanpa rekayasa tanpa pamrih. Penulis pun masih menunggu untuk itu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s